motivasi

orang yang memiliki integritas tinggi,,,
tidak pernah putus asa dalam meraih cita,,,cita-cita,,,dan cinta,,,

Minggu, 24 Oktober 2010

PERAN DAN FUNGSI PERAWAT

PERAN DAN FUNGSI PERAWAT

Perawat kontemporer menjalankan fungsi dengan berbagai peran pemberi perawatan, membuat keputusan klinik dan etika, pelindung dan advokat bagi klien, manajer kasus, rehabilitator, komunikator dan pendidik.

1. Pemberi perawatan

Sebagai pemberi asuhan keperawatan, perawat membantu klien mendapatkan kembali kesehatanya melalui proses penyembuhan. Perawat memfokuskan asuhan pada kebutuhan kesehatan secara holistic, meliputi upaya mengembalikan kesehatan emosi, spiritual, dan sosial.

2. Pembuatan keputusan klinis

Untuk memberikan perawatan yang efektif, perawat menggunakan keahliannya berfikir kritis melalui proses keperawatan. Sebelum mengambil tindakan keperawatan, baik dalam pengkajian kondisi klien, pemberi perawatan, dan mengevaluasi hasil, perawat menyusun rencana tindakan dengan menetapkan pendekatan terbail bagi tiap klien.

3. Pelindung dan advokat klien

Sebagai pelindung perawat membantu mempertahankan lingkungan yang aman bagi klien dan mengambil tindakan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan melindungi klien dari kemungkinan efek yang tidak diinginkan dari suatu tindakan diagnostic atau pengobatan.

Dalam menjalankan peranannya sebagai advokat, perawat melindungi hak klien sebagai manusia dan secara hokum, serta membantu klien dalam menyatakan hak-haknya bila dibutuhkan. Sebagai contoh perawat memberikan informasi tambahan bagi klien yang sedang berusaha untuk memutuskan tindakan yang terbaik baginya

4. Manajer khusus

Perawat mengoordinasi aktivitas anggota tim kesehatan lain, misalnya ahli gizi dan ahli terapi fisik, ketika mengatur kelompok yang memberikan perawatan bagi klien. Selian itu perawat juga mengatur waktu kerja dan sumber yang tersedia di tempat kerjanya. Sebagai manjaer, perawat mengoordinasikan dan mendelegasikan tanggung jawab asuhan dan mengawasi tenaga kesehatan lainnya.

5. Rehabilitator

Rehabilitator merupakan proses dimana induvidu kembali ke tingkat fungsi maksimal setelah sakit, kecelakaan, atau kejadian yang menimbulkan ketidakberdayaan lainnya. Seringkali klien mengalami gangguan fisik dan emosi yang mengubah kehidupan mereka dan perawat membantu klien beradaptasi semaksimal mungkin dengan keadaan tersebut.

6. Pemberi kenyamanan

Peran sebagai pemberi kenyamanan, merawat klien sebgai seorang manusia, merupakan peran tradisional dan histories dalam keprawatan dan telah berkembang sebgai sesuatu peran yang penting dimana perawat melakukan peran baru. Karenaasyhan keperawatan harus ditujukan pada manusia secara utuh bukan sekadar fisiknya saja, maka memberikan kenyamanan dan dukungan emosi seringkali memberikan kekuatan bagi klien untuk mencapai kesembuhannya.

7. Komunikator

Peran sebagai komunikator merupakan pusat dari selutuh peran perawat yang lain. Keperawatan mencakup komunikasi dengan klien dan keluarga, antar-sesama perawat dan profesi kesehatan lainnya, sumber informasi dan komunitas. Memberikan perawatan yang efektif, pembuatan keputusan dengan klien dan keluarga, memberikan perlindungan bagi klien dari ancaman terhadap kesehatannya, mengoordinasi dn mengatur asuhan keperawatan, membantu klien dalam rehabilitasi, memberikan kenyamanan atau mengajarkan sesuatu pada klien tidak meungkin dilakukan tanpa komunikasi yang jelas. Kualitas komunikasi merupakan factor yang menentukan dalam memnuhi kebutuhan induvidu, keluarga dan komunitas.

8. Penyuluh

Sebagai penyuluh, perawat menjelaskan kepada klien konsep dan data-data tentang kesehatan, mendemonstrasikan prosedur seperti aktifitas perawatan diri, menilai apakah klienmemahami hal-hal yang dijelaskan dan mengevaluasi kemajuan dalam pembelajaran. Perawat menggunakan metode pengajaran yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan klien serta melibatkan sumber-sumber yang lain misalnya keluarga dalam pengajaran yang direncanakannya.

9. Peran karier

Sejumlah peran dan fungsi dibebankan pada perawat di berbagai lingkungan kerja. Berkarier merupakan kebalikan dari semuanya, di mana perawat ditempatkan diposisi jabatan terntentu. Karena kesempatan bekerja bagi perawat meningkat, perkembangan perawat sebagai profesi dan meningkatnya perhatian pada keahlian dalam pekerjaan, maka profesi perawat menawarkan peran tambahan dan kesempatan berkarier yang lebih luas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar