motivasi

orang yang memiliki integritas tinggi,,,
tidak pernah putus asa dalam meraih cita,,,cita-cita,,,dan cinta,,,

Kamis, 30 Desember 2010

PERMASALAHAN BERAT LAHIR RENDAH (BBLR)




PERMASALAHAN
A PENDAHULUAH
                Berat bayi saat lahir :
  1. indikator kesehatan maternal
  2. prediktor pertumbuhan bayi
  3. daya tahan hidup bayi
BBLR : semua bayi dengan BBL < 2500 gr
Resiko kesakitan, resiko kematian cukup tinggi oleh karena :
  1. gangguan pertumbuhan
  2. imaturitas organ
Insiden BBLR : 15,5 – 17 % dari kelahiran hidup 95 % di negara sedang berkembang 30 – 40 % disebabkan KMK
Penyebab utama kematian
  1. afiksia
  2. sindroma gangguan pernapasan
  3. infeksi
  4. komplikasi hipotermia
BBLR terdiri dari 2 kategori
  1. BKB → UK < 37 minggu : makin kecil umur kehamilan → makin kurang perkembangan organ2
  2. KMK → BB lahir < BB lahir umur kehamilan tetentu : < persentil 10 dari berat spesifik berdasarkan umur kehamilan
BBLR dapat di klasifikasikan sbb berdasarkan BB lahir :
1. BBLR : BBL < 2500 gr
2. BBLSR : BB 1000 – 1500 gr
3. BBLASR : BB < 1000 gr
Berdasarkan umur kehamilan :
  1. kurang bulan / pretem / prematur UK < 37 mgg
  2. cukup bulan / full term / Aterm UK 37 – 42 mgg
  3. lebih bulasn atau post term / serotinus UK > 42 mgg.
Penyebab

  • faktor janin
  • gawat janin
  • kehamilan multipel
  • kelainan kromosom
  • infeksi
  • faktor plasenta previa
  • plasenta previa
  • abrupsio plasenta
  • difungsi plasenta
  • faktor lahir
  • inkompetensi serviks
  • faktor ibu
  • polihidramnion
  • Infeksi
  • Hipertensi
  • Penyakit kronis ( jantung, ginjal dsb)
  • Malnutrisi, anemia
  • Perokok, alkohol, norkotika
  • Dan banyak faktor lain

B. KEMUNGKINAN PENYAKIT PADA BBLR
    • bayi prematur
  • gangguan pernapasan idiopatik oleh karena : surfaktan kurang sehingga olveoli colaps, imaturitas organ paru
  • pnemonia aspirasi
  • perdarahan intraventrikuler
  • fibrosi pada retina
  • hiperbilirubin
    • Bayi KMK
  • aspirasi meconeum → pneumotorak
  • kadar Hb. Meningkat ol : hipoksi kronis dalam uterus
  • hipoglikemia
  • afiksia, perdarahan baru masif
  • hipotermia
  • infeksi → sepsis
C. PENATALAKSANAAN PROBLEM PADA BBLR YAITU :
    • bentuk tubuh
  1. permukaan tubuh relatif lebih luas → sehingga BBLR banyak kehilangan panas dan cairan melalui kulit]
  2. prinsip pencegahan hipotermia
  • tunda memandikan bayi → pakai minyak kelapa
  • tempatkan pada inkubator atau cfies hangat
  • perhatika status cairan bila perlu pasang infus
  • bungkus bayi dengan slimut → metode kanguru
  • bila pwerlu O2
  1. Nutrisi
  1. minum pada bayi prematur
  • pada 2 jam I. beri asi (coba Dex . 5 %) untuk cegah turunnya BB > 10 %
  • asi diberiakn dengan pipet / sendok sedikit2
  • susu yang mengandung lemak (mudah cernak)
  • frekuensi pemberian 3 jam sekali
  1. pada bayi KMK
  • refleks hisap sdh. Membaik
  • enzim pencernaan > aktif
  • cadangan glikogen sedikit → mudah hipoglikemia
  • pemberian cairan parenteral terus s/d enteral tercukupi
D. TEKNI PEMBERIAN MINUM PADA BBLR
  • miring kekanan ½ duduk, kepela dan bahu 30 derajat
  • Kehangatan bayi cukup
  • Perhatikan K/U bayi : biru, perut kembung, gangguan nafas
  • Pengamatan setelah minum
  • Minum sedikit2 penambahan susu tidak > 5 cc
  • Setelah minum letakan bayi posisi ½ duduk
E. PEMANTAUAN
    1. Muntah : penyebabnya regurgitasi (belum menerima formula. Tindakan → kurangi pemberian formula
    2. Distensi : tertelan udara yang berlebihan. Tindakan puasakan → K/P pasang NGT, observasi
F. MASALAH – MASALAH YANG TERJADI PADA PREMATUR
        • mudah kehilangan panas, mudah dehidrasi (betuk tubuh)
        • mudah kedinginan → lemak subcutan masih tipis
        • perdarahan otak : sestim syaraf otak belum matang (pmb. Darah rapuh)
        • hiperbilirubinnemia : sestimenzim hati belum sempurna sering terjadi serangan apneu : karena adanya sumbatan secret pada jalan nafas (reflek sehingga mudah terjadi aspirasi pneumonia)
        • RDS (Respratory Distress Syndroma) yang ditandai dengan sianosi, tangisan, merintih, sesak nafas
        • Adanya rektrasi dada saat bernafas, RDS timbul beberapa jam setelah lahir/timbul segera setelah lahir dan keadaan semakin buruk. Penyakit ini diderita terutamu pada bayi U.K < 34 mgg. Hal ini karena surfaktan belum cukup terbentuk
G. FAKTOR RESIKO YANG BERKAITAN DENGA PERSALINAN PREMATUR
riwayat partus prematur / abortus, factor saosial seperti social ekonomi, usia ibu (< 20 atau > 40 tahun), ibu pencandu rokok, narkotik, alcohol, penyakit infeksi pada ibu, kehamilan ganda
H. DYSMATUR/SMAL FOR DATE/SMAL FOR GESTASIONAL/KMK
Adalah bayi lahir dengan BBL < BB seharusnya untuk masa kehamilan, hal ini karena mengalami gangguan pertumbuhan dalam kandungan dan merupakan KM K
  • Karatekristik :
    • Bentuk tubuh sama dengan premature, untuk itu memiliki persoalan pada keseimbangan tubuh dan cadangan makanan kurang
    • Fungsi organ tubuh : bayi inim emiliki sifat/fungsi organ sesuaia dengan umur kehamilannya jadi miskipun BB rendah tetapi fungsi organ tubuhny sudah matang
  • Etiologi
Penyebab bayi dismatur sering tidak diketahui pasti, tetapi kemungkinan :
  • Kelainan kromosom
  • Infeksi intra uterin seperti toxoplasma, rubella
  • Penyakit ibu yang mengganggunutrisi janin?mengganggu sirkulasi uteroplasenta al : preeklamsi, hipertensi, DM, gangguan ginjal
  1. ASUHAN KEPERAWATAN ATAU KEBIDINAN
  • Pengkajian
Pada anamnesa :
  • Masa gestasi < sembilan bulan
  • BBL < 2500 gr
Pemeriksaan fisik :
  • keadaan umum : baik, lemah, tangisan kuat/lemah, merintih
  • TTV : suhu normal (36,5 C – 37,5 CC RR (40 – 60 X/menit) N (120 – 160 X/menit)
  • Luas pemukaan tubuh relatif > BB-nya
  • Jaringan lemak subcutan
  • Reflek : hisap / menelan serta reflek lainnya koordinasinya baik / kurang
  • Bati dalam keadaan stabil / keadaan patologisnya teratasi/belum
J. DIAGNOSA KEPERAWATAN
  1. Gangguan termoregulasi B/D pusat pengaturan tubuh belum sempurna
  2. gangguan pernapasan B/D imaturasi organ paru
  3. resiko hipotermi/hipoglikemia B/D cadangan lemak bawah kulit kurang
  4. cemas keluarga B/D kurang pengetahuan perawatan BBLR
K. PREMATUR MURNI
Adalah neonatus dengan usia kehamilan < 37 mmg BB sesuai usia kehamilan, desebut juga neonatus preterm/BBLR
L. KARAKTERISTIK : TANDA – TANDA
  1. BB < 2500 gr, PB < 45 cm, lingkar kepala < 33 cm, lingkaran dada < 30 cm
  2. masa gestasi < 37 mmg. Gerakan kurang aktif, otot masih hipotinus
  3. kepala > besar dari badan, rambut tipis, halus, UUB satural lebar
  4. telingan elastis, dqaun telinga menetes pada kepala
  5. pernapasan belum teratur dan sering mengalami apneu
  6. putting susu belum terbentuk dengan sempurna
  7. kulit tipis transpara, lanugo banyak terutama si dahi, pelipis dan lengan
  8. lemak subcutan kurang
  9. genetalia belu sempurna : pada laki2 testis belum turun, pada wanita labia mayora belum terbentuk
  10. reflek hisap dan menelan serta reflek batuk masih lemaH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar